Sabtu, 29 Desember 2012

6 Cara Memperkuat Lemah Jantung

6 Cara Memperkuat Lemah Jantung

Memperkuat lemah jantung  
Memperkuat lemah jantung
Lemah jantung adalah kondisi dimana jantung tidak normal akibat menurunnya fungsi jantung dalam memompa darah. Biasanya lemah jantung diderita setelah seseorang sakit atau ada kondisi tertentu yang merusak organ jantung.
Kondisi jantung yang lemah ini harus segera ditanggulangi agar tidak semakin memburuk dan yang jelas akan semakin membahayakan kondisi penderitanya.
Bagaimana caranya? Itu pasti pertanyaan yang muncul di benak Anda. Tidak ada cara lain kecuali menerapkan pola hidup sehat. Beberapa cara dan tips memperkuat jantung lemah ini bisa dijadikan panduan untuk membantu memulihkan kondisi jantung yang tidak normal.

Berolahraga Ringan 30 Menit

Rajin berolahraga adalah cara tepat memulihkan lemah jantung. Seperti melakukan senam aerobik yang akan meningkatkan detak jantung dan menurunkan tekanan darah atau melakukan olahraga mudah lainnya seperti jalan kaki, berkebun, naik sepeda, dan berenang.
Rutin melakukannya minimal 30 menit sebanyak lima kali dalam seminggu akan menguatkan jantung lemah Anda. Berolahraga juga sangat baik untuk memperkuat kondisi psikis Anda.
Olahraga aerobik bermanfaat memperkuat lemah jantung. Hal ini dibuktikan lewat penelitian yang dilakukan oleh Pusat Kesehatan Universitas Columbia pada tahun 2007. Aerobik terbukti mengurangi respon berlebihan dalam tubuh dan mengurangi kemungkinan terjadinya aterosklerosis.
Dari 46 sampel darah orang dewasa yang diteliti sebelum dan setelah melakukan aerobik, ditemukan bahwa respon berlebihan dalam tubuh cenderung lebih dapat dikendalikan pada orang yang teratur melakukan aerobik. Hal ini sangat baik bagi kesehatan jantung karena respon yang berlebihan dalam tubuh dapat menjadi pangkal terjadinya serangan jantung.

Berhenti Merokok

Rokok adalah musuh terbesar jantung. Menghisap rokok secara terus-menerus sama seperti dengan memasukkan racun ke dalam tubuh sendiri. Perlambatan atau pelemahan kerja jantung termasuk salah satu akibat dari asap rokok yang terus-menerus masuk ke dalam tubuh.
Zat karbonmonoksida pada rokok dapat memicu terjadinya aterosklerosis, yaitu pengerasan pada pembuluh koroner. Zat CO2 dan nikotin pada rokok juga akan membuat lemah jantung sebab pembuluh darah menjadi menyempit dan mengurangi kemampuan sel darah merah dalam memasok oksigen.
Keburukan lain dari rokok adalah meningkatkan tekanan darah. Untuk memperkuat lemah jantung, Anda wajib menghindari rokok selama-lamanya.

Menurunkan Berat Badan

Memiliki berat badan normal juga membantu memperkuat lemah jantung. Berat badan berlebih membuat organ-organ tubuh akan bekerja ekstra keras. Selain potensial mengakibatkan terjadinya serangan jantung, kelebihan berat badan juga akan memicu stroke, diabetes, dan tekanan darah tinggi.
Mengurangi berat badan ke kondisi normal bukan saja akan membantu menguatkan jantung yang lemah, namun juga memperlancar peredaran darah dan menurunkan tekanan darah.

Mengurangi Lemak

Berhati-hatilah saat mengonsumsi daging yang mengandung lemak tinggi. Hal itu akan meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh dan menyebabkan terjadinya penimbunan lemak. Akibatnya, aliran darah menjadi tidak lancar dan membahayakan kesehatan jantung.
Untuk mengatasi lemah jantung, mengurangi konsumsi daging sudah seharusnya dilakukan. Batasi konsumsi daging berlemak tinggi tidak lebih dari 10 persen konsumsi kalori sehari-hari Anda. Supaya lemah jantung yang Anda derita tidak bertambah buruk.

Waspadai Penyakit yang Berhubungan dengan Jantung

Diabetes dan kelebihan kolesterol tinggi adalah faktor resiko terjadinya serangan jantung. Untuk itu, Anda wajib mewaspadai terjadinya kondisi buruk tersebut. Selalu menjaga kesehatan tubuh dan berkonsultasi dengan dokter merupakan cara untuk mengantisipasi kondisi yang tidak diinginkan tersebut.

Batasi Konsumsi Makanan Pabrik dan Konsumsi Suplemen Herbal

Informasi lengkapnya di: http://www.deherba.com/6-cara-memperkuat-lemah-jantung.html#ixzz2GWAzr9GG

sumber : http://www.deherba.com/6-cara-memperkuat-lemah-jantung.html

Cara Mengobati Darah Tinggi



Bila darah tinggi dibiarkan tak terkendali, dalam jangka panjang hipertensi dapat merusak otak, jantung, pembuluh darah, dan ginjal. Untunglah hipertensi termasuk penyakit yang bisa dikontrol dan dihindari, meski tanpa obat. Maka sejak dini atau mulai dari sekarang kita meminimalisasikan, agar tubuh kita menjadi sehat dan dengan beberapa cara di bawah ini adalah cara untuk meminimalisasakan darah tinggi.

Salah satu cara untuk menghindari darah tinggi adalah menjaga berat tubuh ideal, kemudian melakukan hal-hal berikut ini:

1. Jalan kaki
Rutin melakukan jalan cepat ternyata efektif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi hingga 8 mmhg. Olahraga juga membantu jantung lebih efisien menggunakan oksigen sehingga tidak akan bekerja terlalu keras memompa darah. Lakukan berbagai jenis latihan kardio minimal 30 menit setiap hari.

2. Relaksasi
Penelitian yang dilakukan para peneliti dari Universitas Florence, Italia, mengungkapkan pasien hipertensi yang melakukan relaksasi dengan cara mendengarkan musik selama 30 menit sambil menarik napas dalam-dalam menunjukkan penurunan angka sistolik hingga 3,2 poin.

3. Tarik napas
Latihan olah napas dan bermeditasi, seperti yoga atau taichi efektif untuk menurunkan hormon stres. Tingginya hormon stres akan meningkatkan renin, enzim ginjal yang bisa menaikkan tekanan darah. Lakukan latihan napas minimal 5 menit pada pagi dan malam hari. Menarik napas dalam juga akan mengendurkan semua tensi.

4. Batasi sodium
Konsumsi garam sebaiknya tak lebih dari 2,4 gr per hari (sodium) atau 6 gr per hari (NaCl). Agar konsumsi garam tetap terkendali, perhatikan label makanan untuk mengetahui kadar sodiumnya serta kurangi fastfood karena biasanya tinggi kandungan garamnya.

5. Konsumsi dark chocolate
Berbagai jenis dark chocolate mengandung flavanols yang bisa membuat pembuluh darah lebih luwes. Sebuah studi menunjukkan, 18 persen pasien yang mengonsumsi dark chocolate menunjukkan turunnya tekanan darah.

6. Konsumsi makanan berpotasium
Menurut Linda Van Horn, PhD, profesor pencegahan penyakit dari Northwest Universitity Feinberg School of Medical, banyak mengonsumsi makanan yang kaya potasium, seperti buah dan sayur, sangat baik untuk menurunkan tekanan darah.

Sumber potasium terbaik antara lain kentang, tomat, orange juice, pisang, kacang-kacangan, belewah, melon, serta buah yang dikeringkan, seperti kismis. Konsumsi potasium minimal 2000 - 4000 mg per hari.


Sumber : http://heranz.blogspot.com/2012/03/cara-mengobati-darah-tinggi.html#ixzz2GW8vFTpY